Musing Mondays #1 Fanfiction

Tadi saya berburu meme untuk hari Senin. Akhirnya ketemu dengan meme ini: Musing Mondays di Should Be Reading.

Musing Mondays asks you to muse about one of the following each week…

  • Describe one of your reading habits.
  • Tell us what book(s) you recently bought for yourself or someone else, and why you chose that/those book(s).
  • What book are you currently desperate to get your hands on? Tell us about it!
  • Tell us what you’re reading right now — what you think of it, so far; why you chose it; what you are (or, aren’t) enjoying it.
  • Do you have a bookish rant? Something about books or reading (or the industry) that gets your ire up? Share it with us!
  • Instead of the above questions, maybe you just want to ramble on about something else pertaining to books — let’s hear it, then!

Jadi inilah Musing Mondays pertama saya.

Musing Mondays

FANFICTION

Saya ngerasa agak wow dengan fenomena fanfiction di luar negeri. Di Indonesia sih sekarang lumayan banyak, dan yang ngetren banget adalah K-Pop. Tapi di luar negeri sono fanfic sudah mulai ada bahkan sejak zaman Power Rangers (lagi2 keinget generasi 90-an).

Saya sendiri juga pernah ngikutin banget fanfic Harry Potter yang disebut Dramione (Draco-Hermione). Sebabnya adalah… saya ga puas dengan pairing  Ron-Hermione. Hermione adalah karakter yang kuat, sementara Ron… well, he’s got his hero moments, tapi buat saya dia kurang bisa mengimbangi Hermione. Hermione adalah sosok yang sangat lurus dan tegas. Tapi kekukuhan cewe satu ini juga bisa menjadi rebellious streak andaikan dia punya lebih banyak pengaruh buruk. And well, I’d like her to be a bit rebellious than depicted in the original/canon writing. Bukan berarti saya ga suka Hermione di Harry Potter lho ya. I like her, really. I just would really much love to see her in an alternate universe where she’s still a good person but isn’t immune to naughty impulses. 

Saya tidak suka karakter kanon/original Draco. Menurut saya, Draco di bukunya terlalu one-dimensional. Yah, mungkin karena dia bukan tokoh sentral juga ya? Tapi kan dia yang diperintahkan untuk membunuh Dumbledore oleh Voldemort. Sure that holds some essence? So, anyways, saya suka Dramione karena biasanya Draco digambarkan sebagai bad boy tetapi in the core is actually a good person. Dan rata2 dia tidak digambarkan sepengecut Draco dalam buku. Dengan adanya Hermione, Draco is more grounded towards good and away from evil. I think that’s a good balance. I like the coy, bad-boy, but faithful and devoted Draco and his chemistry with the fiery Hermione. They’re both very intelligent, so I kind of mind a little with Draco being an utter coward in the book. Why can’t he be a lost soul? Being a courageous one, Hermione can save him, from Voldemort, and mostly… from himself.

Selama browsing fanfic Dramione, saya menemukan beberapa fanfic yang unik. Beberapa fanfic Dramione memberikan elemen lain seperti vampir dan werewolf. Bayangkan Hermione jadi werewolf karena digigit Draco yang menjadi werewolf karena digigit… well, werewolf. #grin

Dan demi cinta saya terhadap Dramione, ini saya kasih liat pics-nya.

Dramione

Oh ya. Yang unik dari Dramione-shipping saya adalah… emmm, saya tuh dulu sama sekali ga suka Draco. Di bukunya. Apa lagi di filmnya. Tapi trus berkat hobi saya cycber-stalking mencari interviu2 cast Harry Potter di internet, saya trus jadi “kenal” lebih dekat sama pemeran Draco, Tom Felton. Tom Felton ini menurut saya ga cakep, makanya awalnya saya biasa aja. Tapi di interviunya dia malah lebih fun daripada Rupert “Ron” Grint yang katanya jokester di set. Ga salah kalo fans Tom jadinya sangat berdedikasi sampai bikin situs Feltbeats.com yang bahkan “diakui” oleh Tom sendiri. Jadi, saya nge-fan sama Tom bukan karena dia cakep, atau karena di film karakternya keren, atau karena main filmnya oke banget, tapi karena offscreen personality dia. He’s seriously fun and friendly, people! Betewe, jadi kepikiran ini: Fun and funny Felton, FFF. (#^.^#)

Feltbeats

Rata2 fanfic Dramione berkisah tentang Draco the bad boy dan Hermione the… well, the righteous bookish. Tapi saya pernah baca fanfic di mana Hermione jadi the bad girl (ga bener2 bad, just quite the naughty prankster) dan jadi partner Draco the prudeSeriously. Draco biasanya digambarkan sebagai sex-god atau semacam itulah. Tapi di sini dia jadi cowo yang malu2. Justru Hermione yang agak liar. Unik! Kalau penasaran, baca di sini.

Fanfic Dramione favorit saya berjudul The Nietzsche Classes karya Beringae. Beringae sangat cerdas dalam story-telling-nya karena membandingkan Voldemort dengan Hitler, dan keinginan Voldy memberantas half-bloods dan mudbloods dengan holocaust. Intinya, fanfic cerdas yang filosofis! Beda dengan fanfic pada umumnya yang hanya menyoroti romance Draco-Hermione. A must-read! 

Di dalam fanfic ini, Hermione berkata:

“We are all wizards and witches because of a genetic mutation. We are not the norm, muggles are.”

Dan kemudian dia menjelaskan bagaimana mutasi gen ini menimbulkan magic pada wizards dan witches, bahkan yang tidak memiliki garis keturunan ber-magic—atau yang kemudian disebut muggle-born, salah satunya adalah Hermione). Isn’t that awesomely scientific? Anyways, kalian harus baca sendiri kalau ingin tau gimana kerennya fanfic ini.

http://media.tumblr.com/tumblr_m3c99tUn2Y1qas82z.jpg

Kalo kamu mau ikutan meneruskan topik ini, apa fanfic favorit kamu, dan kenapa kamu suka fanfic itu? Pernah baca fanfic yang unik, terutama tentang ship yang kamu suka? Punya rekomendasi fanfic yang keren?

35 responses to “Musing Mondays #1 Fanfiction

      • Genrenya romance?

        I’m still wary of Indonesian Dramione ff. I’m sure there’s a lot of good works, but unless they don’t offer something different, it gets old very fast.

      • yup..tp gak romance melulu kok
        ini ff juga setting di tahun ke 6 HP

        oh i see…
        but this fic really different in my mind😀

      • Misal ky yg aku sebutin di postingan itu, yg romance Draco tp jd a prude sedangkan Mione a rebel. Nah kalo yg The Nietzsche Classes emg fokusnya ke humanity yah. Dan ada science-nya, which is great. Krn smp skrg aku ga tau apakah JKR pernah ngasih penjelasan ttg how witches & wizard came into being.

  1. Kalo udah ngomongin fanfic aku selalu semangat. Aku Drarry shipper dan Albus-scorpius shipper XDD
    kalo ditanya fanfic apa yg kusuka?? banyak banget ampe lupa udah baca apa aja -.-‘
    dan saya memang selalu baca fanfic shonen-ai ataupun yaoi ehehe. misalnya Merlin-Arthur (dr TV series Merlin) Sherlock-Watson (TV series Sherlock) jangan tanya kenapa deh, romantis aja.

    • Ga mau nanya kenapa. Aku merinding sih liat yaoi itu. I’ve no problems with people being gay, nor am I homophobic. I just don’t read gay fic. Eheheh.

      Oh, but I love Matt Bomer, who’s a good actor and a hot guy, and a cool gay dad of three.

      • who doesn’t love Matt Bomer?? ahaha, I’ve just started watcing White collar, and gezzz couldn’t keep my eyes of those perfect eyes.

      • I think now *I know* who you are. The Rie person on GR. One sitting in the cubicle across mine? Kekekekeke.

        I’ve finished White Collar, but I can’t remember if the new season has started yet and if I have watched it. I’ve too many series I watch in turns.

        I saw him since Tru Calling. He was just as hot.

  2. aku kadang kalau sempet aja baca FF, ngga terlalu interest juga sih sama FF, timbunan buku aja udah keteteran. Tapi kalau mood kumat (iya saya tipe moody) pernah keranjingan sama OTP karakter game, itu ampe saya cari-cari setiap FF nya di fanfiction.net dan kebetulan OTP-nya nyaris canon (LOL, nyaris karena ngga ada konfirmasi resmi secara itu games dan ngga mau terlalu melibatkan romance)

    Tapi kalau fanfic Korea, ngga deh. Secara aku biasa aja sama artis2 Korea, aku lebih pilih nonton dramanya aja. Apalagi sekalinya baca buku fanfic Korea malah bikin kecewa. Not said all korean fanfic are bad, tapi kebetulan aku dapat yang kurang enjoyable dan dari segi teknis seperti tatanan kalimat berasa banyak yang salah, tiap mau lanjut harus nge-push diri sendiri

    • Justru baca FF itu lebih cepet kali, Lin. Nyari yg pendek2. Hahaha. Baca 15 bab juga kalo satu bab cuman pendek2 gitu mah cepet. Hahaha. Habisnya timbunan buku rada intimidating.

      So far aku belom pernah baca FF Korea. Kecuali SHINee yg cuman aku baca 2-3 bab trus akunya ngabur karena udah mulai2 shonen-ai gitu (beda sama yaoi kan yah? sebenernya shonen-ai deh kayaknya FF yg aku baca itu).

      Emang mending baca yg jelas kamu bakal suka. Kalo aku, ketika mood baca buku belom muncul, baca dulu news di The Guardian. Hahahaha.

      • eh shonen-ai dan yaoi beda yah? kira in sama? *garuk-garuk kepala ga ngerti*

        Yang pendek emang cepet sih cuma mood OTP masih melempem #dilempar

      • Kok kayak beda yah. Entar deh sowan ke Mbah Wiki buat nyari wangsit. *apa sih*

        Gyahahaha. Mood itu memang… pengen taklempar ato taksogok biar melambung terus.

  3. Dipikir2 kaya’a saya belum pernah baca FF deh
    Seperti’a belum tertarik aja mba😀
    Soal’a sy lebih suka cerita yg orisinil #sikap x)

    • Hahahaha. Masalah interest sih tiap orang beda ya. Tapi FF itu suka lucu2, dan kl lagi males baca yg panjang2, asik juga baca itu. But, masalah originality itu arguable juga sih. “There’s nothing new under the sun,” they say.😄

  4. aku malah ga tau HP ada fanficnya. oke, itu Dramione FFnya dibookmark dulu. dulu sih tau FF dari jaman BBF sama SuJu. sampe pernah bikin sendiri di FB *tutup muka*. so far, FF yang menurutku bagus itu FF pairing Kyuhyun sama Sungmin ‘Super Junior’ (Sungmin jadi cewek, btw) bikinan Sebastian Mamoru

    • FF HP bu-a-nyak-ba-nget. Ciyus. FF boyband Korea itu baru ada setelah Hallyu wave Part II ini (Part I itu menurutku jamannya Winter Sonata trus Full House, km pasti masi kecil bgt yah?–q berasa fosil nih).

      Q cuman pernah baca FF Shinee krn didorong adek tingkat (kuliah), tapi baca 2-3 part langsung #ohno. Ga suka yaoi sih. Hehe. Tapi emang SJ itu mendorong menjamurnya FF yah? Abisnya mereka dulu bikin drama itu udah yg… euhhh, gitu deh. Dan mereka suka banget fan service terutama pas konser. Hahaha.

      • hahaha… emang kakak umur berapa pas hallyu wave part 1? kalo ga salah, jaman daejanggeum itu aku masih SD. itu ga kecil2 banget deh🙂 *maksa

        iya sih emang rada gimana gitu kalo baca yaoi. cuma kalo FFnya sebastian itu deskripsinya bagus, jadi nggak ngebayangin cowo sama cowo, tapi ya kaya cewek sama cowo. hehehe….

      • Uh… Jaman Winter Sonata q masih SMP. Udah gede bgt. Haha.

        Teuteup ga bs bayangin cowo berubah jadi cewe. Bahkan di Ranma 1/2 pun ga. Ranma cewe tetep Ranma cowo. (^__^”)

  5. Aku gak suka baca fanfic Harry Potter. Mungkin karena aku udah suka banget sama serial itu dan gak suka kalo diutak atik lagi. Buatku Harry Potter sempurna adanya *halah*

    Tapi….aku sukaaaaaaaaaa banget baca fanfic Twilight x) (but i’m not a twilight fan)

  6. mbak widi, kalau aku suka sama tom felton kalau dia main gitar sambil nyanyi (ga bagus2 amat sih) tapi yaaah gitu deh *aku udah intipin youtubenya jaman kuliahan sih *hehehehe🙂

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s